Selain Kalimantan Tengah, penanganan terus dilakukan di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, kondisi karhutla di Riau relatif terkendali karena hujan alami cukup banyak terjadi, selain pelaksanaan modifikasi cuaca.

Meski secara nasional terjadi penurunan sisa area, Riau dan Sumatera Selatan masih mencatat kenaikan masing-masing 0,50 hektare dan 4,15 hektare dibandingkan hari sebelumnya.

"Oleh karena itu, kami berupaya untuk menurunkan ini bahkan sampai ke titik 0 sehingga tidak ada lagi gap antara yang merah," kata Berton.

Untuk mempercepat penanganan, BNPB menjalankan operasi darat dengan mengerahkan personel dan peralatan, terutama di wilayah yang masih memiliki titik karhutla.

BNPB juga mendorong pemerintah kabupaten/kota di enam provinsi membentuk kelompok beranggotakan sedikitnya 15 orang yang dilengkapi peralatan minimum untuk mendukung pemadaman di daerah.