"Helikopter membawa tiga orang awak, yaitu Hugh Andrew John Page, berkewarganegaraan Australia sebagai pilot, Michael John Betteridge, berkewarganegaraan Australia sebagai pilot, Yayan Supiansuri, berkewarganegaraan Indonesia sebagai helikopter landing officer atau HLO," kata Berton.
"Jadi ini kebaharuan dari apa yang kami sampaikan tadi, ada warga negara Australia, ternyata dua warga negara asing adalah (berasal) Australia," imbuhnya.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui informasi penanganan helikopter water bombing yang jatuh di Sungai Barito saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel). BNPB menyebut satu orang kru atas nama Yayan Supiansuri masih hilang dan dalam proses pencarian.
"Dari tiga awak helikopter, ada dua yang telah ditemukan dalam kondisi sehat, yaitu Hugh Andrew John Page dan Michael John Betteridge. Sementara itu, satu orang awak lainnya, yaitu Yayan Supiansuri, masih dalam pencarian. Sekaligus ini pembaruan dari informasi kami sebelumnya," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, saat jumpa pers melalui Zoom, Minggu (18/11/2026) pukul 14.30 WIB.