NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan peristiwa bencana banjir, tanah longsor, dan tanggul jebol telah menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi dalam 24 jam terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa, mengatakan curah hujan tinggi yang berlangsung sejak 1 - 2 November 2026 malam memicu luapan sungai, kerusakan tanggul, hingga pohon tumbang di daerah tersebut.

Berdasarkan laporan kejadian banjir di Kabupaten Lumajang, bencana ini berdampak di tiga kecamatan yakni Pasirian, Jatiroto, dan Tempursari, yang mencakup delapan desa meliputi Gondoruso, Rojopolo, Purorejo, Tempursari, Bulurejo, Punorejo, Kaliuling, dan Pundungsari.