NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo, salah satu personel yang gugur dalam kecelakaan helikopter TNI-AD saat menjalankan misi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, berhasil dievakuasi tim SAR gabungan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Jumat, menjelaskan proses evakuasi jenazah tersebut berlangsung lancar pagi tadi sekitar pukul 09.15 WIB.

"Dari titik penemuan, jenazah langsung diangkut menggunakan speedboat milik Basarnas menuju Pelabuhan Sigintung untuk menjalani persiapan pemulangan ke kampung halaman di Kediri," kata dia.

Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo adalah bagian dari delapan awak helikopter Mi-17V-5 dengan nomor registrasi HA-5235 milik Dinas Penerbangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) yang mengalami kecelakaan saat menjalankan misi penanggulangan karhurla di Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

Dengan penemuan ini, ada tiga personel TNI yang gugur dalam tugas. Dimana dua jenazah sebelumnya sudah dimakamkan secara militer, dan personel lainnya dalam penanganan medis.