Berton menjelaskan bahwa operasi pemadaman dan pendinginan melibatkan kolaborasi lintas sektor yang terdiri atas BPBD Provinsi Jateng, BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, Damkar Kota Semarang, TNI-Polri, PMI, hingga komunitas relawan.
Penyebab pasti munculnya titik api di kawasan TPA Jatibarang masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang, namun berdasarkan laporan BPBD Provinsi Jawa Tengah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Terlepas dari itu, menurut dia berbagai armada dan alat berat dikerahkan ke lokasi kejadian, meliputi 11 unit truk pemadam kebakaran, belasan armada truk tangki air serta sejumlah alat berat berupa satu unit excavator, loader, dan dozer dari Dinas Lingkungan Hidup guna memutus perambatan api di tumpukan sampah.