Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan bahwa kebakaran yang melanda kawasan konservasi tersebut mulai terjadi pada Selasa (22/9) dan membakar vegetasi berupa semak rumput serta pohon pinus.

Kemudian hasil pengawasan udara yang diterima BNPB itu menyatakan sebagian besar titik api utama di lokasi kejadian telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan hingga Kamis (24/9) malam.

BNPB belum melaporkan secara rinci apa penyebab kebakaran termasuk bagaimana proses tindak lanjut dari kebakaran tersebut apakah juga dilangsungkan proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum atau tidak.