NADIKABAR.COM — Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Makhruzi Rahman memaparkan sejumlah program strategis pembangunan kawasan perbatasan Kabupaten Natuna dalam kunjungan kerja bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani dan jajaran, Rabu (30/9).
Paparan tersebut disampaikan dalam pertemuan di Kantor Bupati Natuna yang menjadi forum koordinasi antarlembaga untuk membahas target dan capaian rencana aksi kementerian/lembaga mitra Program Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan di Kabupaten Natuna Tahun 2026.
Makhruzi menjelaskan, sejumlah program tersebut di antaranya meliputi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, pelatihan vokasi melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Natuna, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, serta rehabilitasi dan renovasi sejumlah sekolah.
"Program-program tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan di kawasan perbatasan berjalan secara terpadu, baik melalui pemenuhan kebutuhan dasar maupun penguatan aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Makhruzi dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).
Dalam pemenuhan kebutuhan perumahan, BNPP RI menyampaikan terkait capaian Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di kawasan perbatasan Kabupaten Natuna.
Berdasarkan hasil verifikasi, sebanyak 150 unit rumah dinyatakan lolos untuk mendapatkan program tersebut. BNPP RI juga menyarankan agar jumlah penerima manfaat BSPS di Kabupaten Natuna dapat ditingkatkan pada Tahun Anggaran 2027.
Selain pemenuhan kebutuhan dasar, program pembangunan Natuna mencakup pembangunan pengaman pantai pulau terluar, layanan angkutan barang perintis rute Pelabuhan Lampa-Ranai, serta pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, antara lain kelapa sawit, aneka palma, kelapa, dan padi.