NADIKABAR.COM — Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta para Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) memetakan persoalan operasional perbatasan dan kebutuhan masyarakat sekitar.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah akses dokumen perjalanan bagi masyarakat di perbatasan Indonesia–Timor Leste. Maruli berencana berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menjajaki penyediaan paspor gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Contohnya nanti ada paspor, mungkin saya nanti hubungi Dirjen Imigrasi supaya ada gratis berapa ribu,” kata Maruli dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Arahan tersebut mencakup rencana fasilitasi paspor gratis, pengelolaan sampah, serta pendataan kebutuhan jembatan dan air bersih yang disampaikan secara daring, pada Selasa (27/10).

Selain akses dokumen perjalanan, Maruli menyoroti pengelolaan sampah di kawasan PLBN. Ia mengusulkan penggunaan insinerator sebagai salah satu alternatif penanganan sampah dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Maruli juga menyampaikan rencana pemanfaatan teknologi untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar solar. Penerapannya perlu mempertimbangkan regulasi serta kesesuaian teknologi dengan kebutuhan pengelolaan sampah di kawasan perbatasan.