Namun, usaha itu tidak langsung berhasil. RA tetap menangis dan sulit ditenangkan.
Tim kesehatan dari Yayasan Berkas Bersinar Abadi milik Ipda Purnomo kemudian memberikan obat penenang untuk membantu meredakan kondisi RA. Perlahan, situasi mulai terkendali.
RA akhirnya berhasil dibujuk masuk ke dalam ambulans. Bocah itu kemudian dibawa ke yayasan milik Ipda Purnomo di Kecamatan Babat, Lamongan, untuk menjalani pengobatan.
Bagi sang ibu, bantuan tersebut menjadi harapan di tengah kondisi yang selama ini sulit dihadapi sendirian. Kondisi RA diduga berkaitan dengan tekanan mental setelah kedua orang tuanya bercerai.
"Anaknya masih sering tidak terkendali, sulit dikendalikan orang tuanya, karena saat ini kedua orang tuanya sudah pisah, jadi mungkin ada trauma sehingga tidak bisa mengontrol emosinya," ujar Ramadhan.
Ramadhan mengatakan Polres Gresik menggandeng Ipda Purnomo untuk membantu menangani kondisi RA. Ia berharap setelah mendapatkan pengobatan, RA dapat kembali pulih dan melanjutkan sekolah.
"Kami menjemput bersama Pak Purnomo ke sini, mudah-mudahan membawa kebaikan dan kesembuhan dari Allah untuk RA, agar bisa sembuh dan sekolah kembali," ujarnya.