Darwis mengungkapkan, saluran tempat korban terjatuh sebenarnya tidak terlalu dalam. Hanya saja arusnya cukup deras yang dianggap mampu menyeret tubuh korban.

"Jadi ini anak awalnya (terjatuh dalam saluran) yang tidak terlalu dalam cuman deras jadi terawab arus. Nanti jarak seratus sampai dua ratus meter itu sudah dalam," tuturnya.

Dia mengatakan warga sempat mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan. Namun malang, nyawa korban tidak terselamatkan.

"Dibawa ke puskesmas, tapi informasinya tadi memang sudah tidak bernyawa," ucapnya.