"WHO telah meminta informasi lebih lanjut untuk memperjelas penyebab pneumonia parah tersebut, patogen yang memicu langkah-langkah kesehatan masyarakat, dan laporan-laporan media mengenai adanya karyawan kedua yang menderita pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui," ujar Tedros.

"Pertukaran informasi yang tepat waktu, lengkap, dan transparan sesuai dengan Peraturan Kesehatan Internasional sangatlah penting untuk mengklarifikasi laporan yang saling bertentangan, dan memungkinkan penilaian yang akurat terhadap potensi risiko kesehatan masyarakat," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang tersedia, penilaian risiko awal WHO memperkirakan tingkat risiko berada pada kategori sedang hingga rendah untuk wilayah Irkutsk, kategori rendah untuk Rusia secara keseluruhan, dan kategori sangat rendah untuk Eropa.

Dalam pidatonya di hadapan anggota parlemen dari berbagai penjuru dunia di Tanzania pada Selasa (6/10), Tedros menyatakan bahwa kerja sama internasional di bidang kesehatan merupakan hal yang "mutlak diperlukan".

"Virus tidak mengenai batas negara," ucapnya memperingatkan.