Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni menjelaskan bahwa hingga akhir Agustus 2026, penerimaan sektor kepelabuhanan mencapai Rp303,14 miliar, atau 61,85 persen dari target tahunan sebesar Rp490,15 miliar.
Capaian tersebut masih berada dalam koridor target dan diproyeksikan mengalami akselerasi pada kuartal IV-2026.
Benny menambahkan, dari sisi arus barang, volume peti kemas yang ditangani mencapai 542.927 Twenty Foot Equivalent Units (TEUs). Angka tersebut tumbuh 8,2 persen (yoy) dan merealisasikan 72 persen dari target tahunan yakni 750.000 TEUs.
Dengan capaian tersebut, BP Batam akan melanjutkan penguatan kinerja kepelabuhanan melalui peningkatan kapasitas layanan, optimalisasi aset, modernisasi fasilitas, serta penguatan kolaborasi antarlembaga.