Menurut Denny, keberadaan layanan energi penerbangan yang andal saling terhubung dengan berbagai sektor di Batam, mulai dari investasi, industri, logistik hingga transportasi.

Karena itu, BP Batam berharap kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga dapat memberikan kepastian layanan sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

“Ke depan, di bawah kepemimpinan Bapak Amsakar Achmad dan Ibu Li Claudia, tentu dapat ditingkatkan skema kerja sama yang lebih luas sehingga bisa terlibat langsung dalam keberlanjutan Bandara Internasional Hang Nadim,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi menyampaikan bahwa kerja sama FDS merupakan langkah strategis pihaknya dalam memperkuat dukungan terhadap ketahanan energi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.