Pupuk Indonesia melihat pengembangan amonia di Batam sebagai peluang untuk mendukung pengembangan bahan bakar alternatif bagi sektor maritim atau future fuel, seiring arah peralihan kebutuhan bahan bakar kapal dari marine fuel oil menuju amonia.

Rencana pembangunan pabrik tersebut diperkirakan membutuhkan waktu konstruksi sekitar tiga tahun dan berpotensi menyerap hingga 8.000 tenaga kerja selama proses pembangunan.

BP Batam dan Pupuk Indonesia masih melanjutkan pembahasan mengenai lokasi serta kesiapan pasokan gas untuk mendukung rencana pengembangan industri tersebut.