NADIKABAR.COM β Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi terjadinya hujan, terutama di wilayah tangkapan air atau waduk yang menjadi sumber utama pasokan air baku bagi masyarakat.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano mengatakan OMC merupakan bagian dari upaya antisipatif dan berkelanjutan BP Batam dalam memperkuat ketahanan sumber daya air di Batam.
βOperasi Modifikasi Cuaca ini merupakan salah satu langkah strategis yang BP Batam lakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca kering dan menjaga ketersediaan air baku," kata Denny dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Minggu.
Langkah strategis ini dilakukan pada 26 Oktober hingga 2 November 2026 dan merupakan pelaksanaan OMC kedua yang dilakukan BP Batam sepanjang 2026, setelah kegiatan serupa pada Mei lalu.
Denny menyebutkan, kegiatan OMC ini didukung oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, PT Bandara Internasional Batam (BIB), Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kawasan Bandar Udara dan BU SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam, dan PT. Rekayasa Atmosfer Indonesia.