“Sekitar 20 orang direncanakan mengikuti pelatihan di Jerman untuk mendukung kebutuhan keahlian untuk perusahaan,” katanya.
Untuk tahap awal, pembangunan akan dimulai dengan pekerjaan pematangan lahan atau cut and fill.
“Berdasarkan perencanaan awal, pekerjaan cut and fill ditargetkan berlangsung selama satu tahun mulai Januari 2027,” katanya.
Terkait masyarakat sekitar, ia mengatakan pendekatan dan sosialisasi kepada warga Galang telah dilakukan sejak lama.
“Sudah itu, kita sudah dari lama lakukan pendekatan ke masyarakat di sana, kalau tidak ini tidak mungkin terjadi,” katanya.
Pengembangan kawasan industri di Galang diharapkan menjadi salah satu penggerak investasi di Batam melalui industri hilirisasi dan teknologi tinggi, sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.