β€œSetiap ton gabah yang diserap berarti kepastian pasar dan harga bagi petani, sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah," ujar Khoerur.

Di sisi penyaluran, hingga saat ini Perum Bulog telah menyalurkan lebih dari 810 ribu ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), atau 98 persen dari target 828 ribu ton.

Program SPHP, kata dia, berperan penting menjaga harga beras tetap terjangkau di tingkat konsumen.

Perum Bulog juga telah menuntaskan penyaluran Bantuan Pangan periode Februari-Maret 2026 dengan tingkat penerimaan 99,7 persen.

Sebanyak 662 ribu ton beras dan 133 ribu liter minyak goreng telah diterima oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Sementara itu, penyaluran Bantuan Pangan periode Juli-September 2026 hingga telah mencapai 682 ribu ton, atau 68,44 persen dari pagu 997 ribu ton.