β€œIni menjadi bukti pemerintah melalui BP BUMN peduli terhadap jurnalis. Saya mengucapkan terima asih kepada BP BUMN dan para BUMN yang ikut serta dalam penyerahan tali asih ini,” kata Virgandhi.

Adapun delapan orang yang merupakan rombongan kapal cepat KM Arupadatu I, M Bagus Khoirunnas (jurnalis Redaksi NadiKabar), Ari Basuki (jurnalis Merdeka.com), Yudhistiro (jurnalis iNews), Firdaus (jurnalis Anadolu) dan Donal (jurnalis lepas).

Sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu). Mereka dilaporkan hilang kontak, Senin (7/9) siang pukul 14.00 WIB.

Kemudian, pada Sabtu (12/9) Basarnas Bengkulu menerima laporan adanya penemuan mayat tanpa identitas di kawasan Pesisir Sawang Bengkok Desa Khayapu Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Pada Rabu (23/9), Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkapkan bahwa hasil pencocokan DNA antara sampel antemortem terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, identik dengan identitas Surakman atau Sukarman (60).