Untuk mendukung ekosistem usaha perumahan, Maruarar juga mendorong pemanfaatan Kredit Program Perumahan (KPP) bagi kontraktor, pengembang, distributor, dan toko bahan bangunan.

Skema yang disampaikan mencakup subsidi bunga sekitar 5 persen, sehingga beban bunga yang semula sekitar 11 persen menjadi sekitar 6 persen, dengan plafon pembiayaan hingga Rp20 miliar.

Penyaluran KPP secara keseluruhan disebut telah mencapai sekitar Rp1,4 triliun. Khusus Kota Surakarta, penyaluran tercatat sekitar Rp187 miliar dengan 1.016 penerima; sebanyak 915 di antaranya memanfaatkan pembiayaan untuk renovasi rumah.

Menteri PKP turut menyampaikan rencana dukungan anggaran Rp1 triliun untuk program gentengisasi di Solo Raya, dengan cakupan satu kota dan lima kabupaten serta rencana penyaluran satu juta genteng. Balai Kota Surakarta disebut sebagai lokasi kegiatan yang direncanakan.