Adapun 10 provinsi yang menjadi wilayah roadshow mini property expo yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan, Riau dan Sulawesi Selatan.

"Sebenarnya mini expo ini sudah kami lakukan sebelumnya bersama-sama dengan perbankan dan juga asosiasi pengembang perumahan subsidi. Ini akan kita giatkan lagi, supaya ini bisa menggalang kepeminatan dan kita bisa lihat rumah-rumah subsidi yang siap dibangun dan dihuni dapat ditawarkan ke masyarakat," kata Sid.

Tujuan utama dari roadshow mini property expo tersebut yakni penyerapan maksimal KPR subsidi FLPP, penjualan rumah subsidi ready stock dan pembangunan baru di atas kavling tidak terdampak perizinan, serta platform sinergi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), developer dan perbankan.

Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) tetap optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun 2026 dapat tercapai.