NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan seluas 154,74 hektare lahan pertanian di Kabupaten Aceh Tenggara kembali terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur daerah setempat sejak pekan lalu.

"Total luas lahan pertanian yang terdampak banjir mencapai 153,74 hektare," kata Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti dalam laporannya, di Banda Aceh, Kamis.

Lahan pertanian yang terdampak banjir di Aceh Tenggara tersebut meliputi Kecamatan Bambel area tanaman padi 74,5 hektare dan jagung 43,24 hektare, serta Kecamatan Lawe Sumur dengan luas lahan padi 36 hektare.

Bahron mengatakan, banjir dan longsor kembali menerjang Aceh Tenggara sejak Jumat (9/10) akibat tingginya curah hujan dalam durasi lama, sehingga membuat sejumlah tanggul jebol serta longsor di sekitar ruas jalan nasional Kutacane–Blangkejeren.

Adapun wilayah terdampak yakni Desa Kati Maju Kecamatan Ketambe, Desa Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan, Desa Pulo Latong Kecamatan Babussalam, dan sembilan desa di Kecamatan Bambel.