Dalam prosesnya, operasi pencarian dan pertolongan ini dipimpin oleh Basarnas Bali dengan menggerakkan sebanyak 127 orang personel gabungan dari berbagai unsur instansi terkait.

"Hingga pukul 17.30 Wita belum dapat menemukan korban dan operasi pencarian akan dilanjutkan besok," ujar Gede Teja.

BPBD Bali mencatat bahwa cuaca ekstrem yang melanda seluruh wilayah Bali sejak malam sebelumnya memicu kemunculan tidak hanya di Desa Pelaga melainkan berbagai dampak bencana di 64 titik lokasi.

Dampak bencana tanah longsor, pohon tumbang, hingga jalan amblas tersebut tersebar di Gianyar sebanyak 15 titik, Karangasem 12 titik, Bangli 11 titik, Klungkung 10 titik, Badung enam titik, serta Buleleng dan Tabanan masing-masing lima titik.

"Situasi relatif terkendali, hanya di Pelaga EcoPark yang perlu pencarian korban," ucapnya.