Dimana pendistribusian rata-rata dilakukan sebanyak 10-20 ribu liter air bersih guna memenuhi kebutuhan ribuan jiwa yang terdampak mulai dari wilayah utara hingga selatan Cianjur seperti Kecamatan Haurwangi, Ciranjang, Sukalu, Cibeber, hingga Kecamatan Cibinong.
Terdata sekitar 56 desa di 20 kecamatan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih yang tidak dapat dijangkau truk tangki, dilakukan pembuatan sumur bor dan bantuan tandon air serta pipanisasi.
Penyebab utama kekeringan di Cianjur selama kemarau panjang karena berbagai faktor termasuk kerusakan hutan, perubahan iklim, serta pengelolaan air yang kurang optimal.