β€œDari total distribusi tersebut sebanyak 531 tangki atau 2.680.000 liter bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Cilacap, sedangkan 1.673 tangki atau 8.464.000 liter berasal dari bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan berbagai pihak lainnya,” kata Taryo.

Menurut dia, keterlibatan berbagai elemen masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha, dan instansi pemerintah turut memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

β€œHari ini (3/11) kami kembali mendistribusikan enam tangki air bersih ke lima desa di tiga kecamatan,” katanya.

Ia mengatakan bantuan tersebut meliputi tiga tangki dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Koordinator Wilayah Majenang untuk Desa Bener dan Desa Jenang di Kecamatan Majenang, satu tangki dari Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) untuk SD Negeri 5 Binangun di Kecamatan Bantarsari melalui APSI, serta dua tangki yang bersumber dari APBD Kabupaten Cilacap untuk Desa Karanggedang dan Desa Penyarang di Kecamatan Sidareja.