Dia menjelaskan materi sosialisasi meliputi teknik berlindung yang benar saat terjadi gempa bumi, pengenalan peralatan kebencanaan untuk pertolongan di air atau water rescue, serta informasi mengenai kanal resmi dan layanan edukasi kebencanaan BPBD DKI Jakarta melalui situs web dan media sosial.

Nur merinci kegiatan tersebut diikuti 173 peserta yang terdiri atas 163 murid dan lainnya merupakan unsur guru dan komite sekolah.

Sosialisasi juga menjadi upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mendorong pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lingkungan sekolah.

Selain mendapatkan pembekalan teori, lanjut Nur, peserta mengikuti simulasi langsung untuk melatih kemampuan menghadapi situasi darurat kebencanaan.