Menurutnya, dalam kurun waktu kurang dari sepekan, sebanyak 44.000 liter air bersih sudah disalurkan kepada 195 Kepala Keluarga (KK) di enam kelurahan dan 23 RT terdampak kekeringan.

"Hingga saat ini, warga terdampak terbanyak berada di wilayah Jagakarsa dengan total 105 KK yang mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau," katanya.

Kemudian, Sukendar memastikan BPBD Jakarta Selatan akan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan pengurus lingkungan untuk memantau kebutuhan warga.

Penyaluran air bersih akan kembali dilakukan apabila masih terdapat masyarakat yang membutuhkan.