"Tadi siang helikopter yang mengangkut 1.000 Liter air untuk water bombing telah melakukan pembasahan di wilayah Sabana Lembah Lengkehan. Saat ini helikopter masih disiagakan di Abdurahman Saleh," jelasnya.

Meski sudah tidak ada titik api, Satriyo menyebut helikopter water bombing tetap disiagakan untuk mengantisipasi adanya titik api baru.

"Personel yang bertugas di Posko Kaliandra saat ini melaksanakan pemantauan serta bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi. Saat ini bahan bakar avtur juga telah disiagakan di Lapangan Kaliandra Resort," jelasnya.