Dia mengatakan karena arealnya dapat dijangkau, memiliki jalan, dan akses kendaraan armada dapat masuk, kejadian kebakaran dapat dipadamkan segera oleh tim pemadaman darat melalui tim gabungan. Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).

"Pada Minggu (25/10), kegiatan operasi modifikasi cuaca dilaksanakan di area semai yang mencakup kawasan TNWK, dengan penggunaan bahan semai natrium klorida (NaCl) sebanyak 1.000 kilogram," ucap dia.

Menurut dia, berdasarkan keterangan lapangan, hujan deras turun di area tersebut selama kurang lebih dua jam. Hujan yang turun setelah upaya pemadaman memberikan dukungan bagi proses pendinginan area terdampak kebakaran hutan dan lahan.