NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, Jawa Timur, memaparkan kronologis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Bromo, tepatnya di Pusung Lingker yang berada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang menimbulkan korban jiwa petugas dan relawan saat memadamkan kebakaran tersebut.

"Pada Kamis (15/10) pukul 09.00 WIB terpantau titik api di lereng Pusung Lingker wilayah Desa Ngadirejo. Kemudian pukul 10.20 WIB personel gabungan dari TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) bersama relawan dari karyawan Artotel menuju titik api yang terbakar itu," kata Kepala BPBD Probolinggo Oemar Sjarief saat dihubungi per telepon, Jumat.

Kemudian pada pukul 13.30 WIB terpantau api semakin besar karena tiupan angin kencang, sehingga personel gabungan terjebak di lokasi kebakaran. Beberapa orang petugas bersama relawan meminta tolong karena terjebak api dan asap pekat.

"Pada pukul 14.29 WIB beberapa petugas berupaya menerobos api dan asap, dimana di lokasi ditemukan sudah terdapat enam orang korban, dengan tiga orang sudah meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka bakar," katanya.