NADIKABAR.COM — Manajemen Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali rapat bersama para pemegang saham. Perusahaan memaparkan hasil kinerja BPD Bali sampai Agustus 2026. Pertemuan juga mengevaluasi menyeluruh terkait isu-isu strategis perbankan dan perumusan kebijakan untuk pengembangan bisnis.
"Diskusi dan masukan dalam rapat hari ini menjadi pedoman penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat fondasi bisnis Bank BPD Bali agar lebih adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi ke depan," ujar Direktur Utama (Dirut) Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, Rabu (9/9/2026).
Sinergi yang terjalin tim redaksi manajemen dan pemerintah daerah menjadi pendorong utama di balik pencapaian kinerja keuangan yang tumbuh positif hingga kuartal ketiga 2026. Hingga Agustus 2026, BPD Bali mencatatkan pertumbuhan aset secara tahunan sebesar 6,05% menjadi Rp 44.164 miliar, melampaui target yang telah ditetapkan.
Ketahanan perseroan juga didukung peningkatan modal inti tahunan sebesar 21,08% menjadi Rp 6.253 miliar. Angka ini menempatkan rasio kecukupan modal (CAR) pada level 30,59%.