NADIKABAR.COM β Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendorong penjajakan pembangunan dan pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG yang mencapai 7,5 juta ton per tahun.
βDengan adanya program jargas ini, kita akan bisa menekan impor LPG yang sampai saat ini sudah mencapai 7,5 juta ton per tahun,β kata Direktur Gas Bumi BPH Migas Muhiddin dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.
Dalam kegiatan bimbingan teknis dan sosialisasi pengaturan serta pengawasan gas bumi melalui pipa di Trenggalek, Muhiddin mengatakan pemanfaatan gas bumi melalui jaringan pipa dapat memudahkan masyarakat memperoleh energi untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber energi domestik.
Pengembangan jargas di Trenggalek juga berpeluang mendukung kegiatan ekonomi lokal, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan pasokan energi untuk menunjang proses produksi.