NADIKABAR.COM — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menghadirkan lima fitur baru dalam BPKH Apps. Pembaruan ini dilakukan menjelang persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 dan ditujukan untuk membantu jemaah dalam berbagai kebutuhan, mulai dari persiapan ibadah hingga layanan finansial.

Strategi ekspansif BPKH Apps ini dilakukan BPKH untuk menjangkau jemaah haji ataupun calon jemaah haji secara langsung hingga ke pedesaan dan wilayah yang jauh dari lokasi cabang Bank Syariah.

Ada lima fitur yang diperkenalkan dalam Soft Launching BPKH Apps bertajuk "Experience The New BPKH Apps, Your Digital Hajj Lifestyle Companion" di Muamalat Tower, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Penghimpunan, Transformasi dan Teknologi Informasi, Harry Alexander, mengatakan kalau BPKH Apps sebelumnya telah difungsikan untuk transparansi informasi saldo, nilai manfaat, pendaftaran haji, hingga fitur penunjang ibadah harian seperti Al-Qur'an digital dan pengingat waktu salat.

Dalam soft launching fitur terbaru BPKH Apps memperkenalkan lima layanan teranyar yang terdiri dari E-Wallet Haji, Transfer, Dompet Haji, Tanya Haji, dan Islamic Social Fund yang dapat digunakan oleh para pengguna BPKH Apps.

"Tidak hanya bisa daftar haji, tidak hanya bisa membimbing jemaah haji untuk melakukan kegiatan haji dan umrah tapi juga sudah mulai memberikan pelayanan kepada jemaah terkait dengan kebutuhan finansialnya serta kebutuhan sistem pembayaran," jelas Harry.

Harry menjelaskan, e-Wallet Haji dikembangkan untuk mendukung kebutuhan transaksi pengguna. Dalam pengembangannya, BPKH berkolaborasi dengan Finnet.

Selain itu, BPKH menggandeng Action Pay untuk mendukung infrastruktur sistem pembayaran domestik atau domestic transfer. Sementara Bank Muamalat, yang berperan sebagai Special Mission Vehicle BPKH, memungkinkan sumber dana e-Wallet terhubung langsung dengan rekening pengguna di Bank Muamalat.