NADIKABAR.COM — Badan Pelayanan Nasional Pembaruan Karismatik Katolik (BPN PKK) Indonesia mengatakan pelayanan gereja menjadi ruang untuk belajar membangun karakter, menghadapi proses, menerima kegagalan, dan mengembangkan kepemimpinan generasi muda di tengah budaya serba instan.

Koordinator Kepemudaan BPN PKK Indonesia Bonaventura Feduoti Wisanggeni mengatakan di Jakarta, Sabtu, bahwa upaya mengajak generasi muda kembali aktif dalam kehidupan gereja melalui komunitas dan pelayanan ternyata membawa dampak yang luas.

"Pelayanan di gereja ternyata menjadi sekolah kehidupan bagi anak muda. Di sana mereka belajar menjadi pribadi yang jujur, berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai yang mereka pelajari tidak berhenti di lingkungan gereja, tetapi juga dibawa ke dunia kerja, kehidupan profesional, dan masyarakat," ujar Aven.

Melalui berbagai program pembinaan, termasuk seminar rohani, pendampingan komunitas, serta kesempatan menjadi pewarta dan pengajar, anak muda mendapatkan ruang untuk belajar sekaligus mengambil tanggung jawab.