NADIKABAR.COM — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya di kancah global melalui penguatan Kerja Sama Selatan-Selatan.

BPOM secara resmi menggelar program peningkatan kapasitas (capacity building) di bidang pengawasan obat dan vaksin bagi 14 delegasi dari Food and Drugs (FDA) Ghana dan Noguchi Memorial Institute for Medical Research.

Langkah ini disebut menjadi batu loncatan strategis BPOM untuk memperluas jangkauan kerja sama ke negara-negara lain di benua Afrika.

Kepala BPOM RI, Prof Taruna Ikrar menyatakan, kerja sama ini merupakan wujud nyata peningkatan kapasitas personel serta dorongan bagi kemitraan yang saling menguntungkan di masa depan, khususnya dalam pengembangan vaksin.