NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) membentuk tim khusus untuk mengevaluasi kembali metode penentuan desil atau kategori tingkat kesejahteraan keluarga. Pengelompokan tersebut selama ini ditetapkan berdasarkan sejumlah indikator sosial dan ekonomi.

Evaluasi dilakukan setelah muncul berbagai sorotan dan keluhan masyarakat terkait penggunaan Data Tunggal Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya mengenai penentuan desil.

Sekretaris Utama (Sestama) BPS Zulkipli mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini terus melakukan pembahasan bersama tim yang telah dibentuk. Kajian tersebut ditujukan untuk menemukan metode atau proksi yang dinilai paling tepat dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat.