Ateng mengatakan capaian ini merupakan yang tertinggi jika dibandingkan sejak tahun 2019 yang lalu atau sejak masa COVID-19. Artinya, minat dan mobilitas masyarakat untuk berwisata di dalam negeri tumbuh sangat positif dalam skala tahunan.
Kenaikan perjalanan wisatawan mancanegara dan nusantara tersebut menunjukkan aktivitas pariwisata nasional terus bergerak sepanjang 2026. Pertumbuhan kunjungan wisman sekaligus menunjukkan masih kuatnya mobilitas wisatawan dari sejumlah pasar utama, terutama Malaysia, Australia, dan Tiongkok.
Sementara itu, tingginya perjalanan wisnus turut mencerminkan besarnya aktivitas perjalanan masyarakat di dalam negeri. Pergerakan wisatawan domestik tersebut menjadi bagian penting dalam menopang aktivitas ekonomi pariwisata di berbagai daerah.