Sementara itu, realisasi luas panen padi pada Agustus 2026 mencapai 1,08 juta hektare, turun 2,83 persen dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 1,11 juta hektare.

Penurunan luas panen tersebut diikuti produksi padi yang turun 2,94 persen, dari 5,63 juta ton GKG pada Agustus 2025 menjadi 5,46 juta ton GKG pada Agustus 2026. Produksi beras pada periode yang sama tercatat 3,15 juta ton, turun 2,90 persen dibandingkan Agustus tahun lalu.

Secara kumulatif, realisasi luas panen padi sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 8,32 juta hektare, atau naik 0,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, NTP nasional pada September 2026 tercatat sebesar 131,11 atau meningkat 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan tersebut dipengaruhi indeks harga yang diterima petani (It) yang naik 1,93 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,44 persen.