Ia berharap pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan IV tetap berada pada kisaran 7 persen atau bahkan lebih tinggi agar mampu menjaga pertumbuhan ekonomi secara kumulatif sepanjang tahun 2026.

"NTB sudah mencapai 9,37 persen sampai dengan triwulan III 2026. Mudah-mudahan nanti di triwulan IV masih pada kisaran 7 persen atau bahkan bisa lebih dari itu," ucap Wahyudin.

Lebih lanjut dia menyampaikan sektor pendorong pertumbuhan ekonomi tertinggi secara kumulatif dari sisi produksi adalah lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 30,86 persen, lalu diikuti industri pengolahan sebesar 24,89 persen, kemudian penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 6,81 persen.