NADIKABAR.COM — Impor bahan bakar mineral ke Sumut menurun drastis per Juli 2026. Penurunan impor komoditi ini mencapai 28% dibanding bulan sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, impor bahan bakar mineral per Juli 2026 sebesar US$ 98,2 juta atau senilai Rp 1,72 triliun. Bahan bakar mineral yang diimpor ke Sumut berupa komoditi Petrolium Bitumen, bahan bakar diesel otomotif, maupun Sektor motor spirit dengan RON 90 dan di atasnya, tetapi di bawah RON 97.

Angka impor bahan bakar mineral ini mengalami penurunan dibanding Juni 2026 yang sempat mencapai US$ 136 juta atau senilai Rp 2,4 triliun.