Selain meningkatkan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi, ia menjelaskan, para perempuan pelaku usaha juga perlu memahami aturan dan etika penggunaan AI.

"Bukan hanya kemanfaatan teknologi digital, tetapi bagaimana kita menghadapi perkembangan AI ini untuk melindungi diri kita sendiri," katanya.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan AI tanpa memperhatikan aturan dan etika dapat menimbulkan persoalan hukum.

Giwo berharap pelatihan HerTech dapat meningkatkan kemampuan praktis peserta dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung penyelesaian pekerjaan dan pengelolaan usaha.