Sebelumnya, Badan Geologi menduga sumber dentuman pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Saat laporan suara dentuman dan getaran itu muncul dari sejumlah wilayah di Jawa Barat, Banten, hingga Lampung, Gunung Anak Krakatau juga tengah mengalami erupsi menerus yang disertai suara gemuruh.
Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan, keterkaitan tim redaksi suara yang dilaporkan masyarakat dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berupa dugaan. Namun, waktu kemunculan kedua fenomena tersebut berlangsung secara bersamaan.
"Suara dentuman dan getaran yang dilaporkan masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat, Banten, dan Lampung diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi G. Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan," kata Lana dalam keterangannya.