"Keberadaaan IDSL/PUMMA di kompleks Gunung Anak Krakatau Rakata itu sangat penting sekali, karena semakin dekat, semakin baik. Semakin dekat, maka kita akan semakin cepat mendeteksi tsunami yang terjadi dengan mekanisme apa pun," bebernya.

Berdasarkan data Badan Geologi dan BMKG, aktivitas GAK memang naik cukup siginifikan. Akibatnya, di awal September GAK menyandang status Level Siaga.

"IDSL pun demikian, kami coba melihat datanya selama 90 terakhir, dari bulan Juni sampai September, sampai saat ini dan memang sejauh ini tidak ada sinyal anomali yang bisa menyebabkan kejadian tsunami," tegas Semeidi.

Aktifnya GAK ternyata punya pengaruh dengan sistem power supply sistem IDSL. Sistem baterai IDSL sempat melemah dari akhir bulan Agustus hingga awal September 2026.