"Kami harus membuat sesuatu yang berbeda saat ini. Klub ini sepertinya terlalu fokus mengenang kejayaan masa lamapu, tapi kami tidak seperti itu lagi," sambungnya.
"Klub dan pemain harus bisa mengatasi ini. Sayangnya, para pemain yang datang ke sini berharap mendapat trofi, kemenangan, dan mencapai level tertinggi, tapi faktanya klub malah kesusahan dalam beberapa tahun terakhir. Situasinya memang begitu."
MU belum pernah berjaya lagi di Liga Inggris sejak terakhir menjuarainya musim 2012/2013. Padahal MU sudah membelanjakan uang lebih dari 1 miliar paun dan berganti-ganti manajer.