NADIKABAR.COM — Gelandang Manchester United Bruno Fernandes sempat dicadangkan usai mengkritik taktik manajer Michael Carrick ketika kalah dari Como bulan lalu. Ia mengaku salah dan menyebut keputusan sang bos untuk menepikannya sudah tepat.
Fernandes tampil gemilang saat MU menang 3-2 atas AS Roma di Liga Champions pada Rabu (4/11) dini hari WIB. Ia mencetak satu gol dan satu assist untuk membantu timnya bangkit usai tertinggal dua gol lebih dulu.
Penampilan Fernandes di laga tersebut disebut sebagai yang terbaik darinya di musim ini sekaligus membantu MU menyudahi puasa kemenangan di sembilan laga sebelumnya. Ia juga seolah menegaskan masih menjadi pemain penting untuk Setan Merah meski sempat 'cekcok' dengan Carrick akhir bulan lalu.
Usai mengkritik taktik sang gaffer usai dihajar Como 1-4 pada 21 Oktober lalu, Fernandes hanya duduk manis di bench saat MU disikat Bournemouth 0-3 pada 25 Oktober. Ia baru kembali dimainkan saat kalah 0-2 dari Chelsea pada 31 Oktober, yang diikuti dengan laga melawan Roma.
Menyikapi keputusan Carrick saat itu, Fernandes menyebut bahwa hukuman yang ia terima sudah tepat. "Itu situasi yang sulit, banyak spekulasi di media," katanya kepada Amazon Prime, dikutip ESPN.
"Ada banyak kebohongan seputar banyak hal yang terjadi antara saya dan manajer, bahwa kami telah menyelesaikan masalah ini, lalu setelah itu manajer mengambil keputusan untuk mencadangkan saya karena saya tidak tampil bagus.
"Semua orang mengira itu adalah hukuman atas kata-kata yang saya ucapkan. Jika memang demikian, maka itu sudah tepat. Manajerlah yang membuat keputusan. (Namun) itu tak mengubah kepercayaan saya pada manajer, staf, dan setiap pemain di klub ini.
"Dan itu tidak mengubah tujuan saya untuk memenangkan setiap pertandingan yang ada di depan saya," tegas Fernandes.
Setelah kembali ke jalur kemenangan, MU sudah ditunggu oleh Aston Villa di Premier League pada akhir pekan nanti. Itu menjadi laga terakhir MU sebelum jeda internasional.