NADIKABAR.COM — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat kerja sama dengan Muhammadiyah untuk mengembangkan layanan perbankan syariah bagi ekosistem 164 perguruan tinggi dan 50.000 UMKM di seluruh Indonesia.
Kolaborasi ini juga membuka peluang penyediaan layanan kustodian bagi Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah dengan potensi penempatan dana mencapai Rp700 miliar.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy dalam keterangan di Jakarta, Rabu, mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menghubungkan kebutuhan layanan keuangan di sektor pendidikan, pengembangan usaha, dan pengelolaan dana institusi dalam ekosistem Muhammadiyah.
“BSI ingin hadir lebih dari sekadar sebagai penyedia layanan perbankan. Kami ingin menjadi mitra strategis Muhammadiyah dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi, mulai dari kampus, pengembangan talenta, pemberdayaan UMKM hingga pengelolaan dana institusi,” kata Erwan.
Dengan kekuatan jaringan Muhammadiyah di seluruh Indonesia, Erwan menambahkan bahwa BSI optimistis kolaborasi ini dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang semakin luas bagi umat.
Ketiga mitra yang terlibat dalam kerja sama ini yakni Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah; Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP UMKM) PP Muhammadiyah; serta Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah.