NADIKABAR.COM — Senior Executive Vice Presiden (SEVP) Funding and Transaction BSI Ida Triana Widowati menargetkan peningkatan transaksi dalam penyelenggaraan BSI International Expo 2026 mencapai 300 persen dari tahun lalu seiring upaya memperluas nasabah dan mendorong pertumbuhan bisnis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ida mengatakan pada penyelenggaraan BSI International Expo 2025, volume transaksi mencapai Rp2,66 triliun dari total 60.191 pengunjung.

Ditargetkan tahun ini bisa mencapai transaksi 3 kali lipat dengan jumlah pengunjung yang diharapkan naik 10 hingga 30 persen.

"Tahun lalu sudah bisa meng-create beberapa volume transaksinya, Alhamdulillah sampai di Rp2,6 triliun, tahun ini kita bisa 300 persen, bisa 3 kali lipatnya bahkan mungkin bisa lebih," kata Ida dalam acara konferensi pers BSI International Expo 2026 di Jakarta, Rabu.

Ida mengatakan pada 2025 BSI International Expo mencatatkan total 129.743 transaksi dengan fokus audiensi yang berkontribusi pada peningkatan 6.500 dana pihak ketiga (DPK), 720 pembiayaan dan 6.700 aktivasi nasabah melalui digital banking BSI BEYOND.

Pada tahun ini, pameran ditujukan untuk semakin memperluas peluang konektivitas antara pelaku usaha di Indonesia dengan internasional dengan peningkatan transaksi dan dari sisi variasi nasabah.

BSI juga ingin memperluas jangkauan pameran kepada segmen milenial dan generasi Z.

Untuk itu, penyelenggara menyiapkan beragam konten, aktivitas, serta permainan interaktif yang diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung.​​​​​​​

Ida mengatakan dalam pameran nanti juga akan menghadirkan berbagai layanan digital untuk individu, pedagang, merchant, hingga segmen wholesale.

Layanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses transaksi dan meningkatkan pemanfaatan solusi keuangan syariah dalam berbagai aktivitas ekonomi.

"Jadi, banyak beberapa hal yang berbeda untuk kegiatan ini karena disini semuanya lengkap dan selain mempertemukan antara pelaku usaha atau UMKM, nanti kita mempertemukan dengan buyer-buyer yang potensial, dan juga kajian tentang bagaimana perencanaan keuangan," kata Ida.

BSI mengarahkan expo melalui tema Buy Local to Global, untuk membantu UMKM binaan BSI memperluas akses pasar. Produk lokal yang ditampilkan diharapkan tidak hanya memperoleh perhatian pengunjung domestik, tetapi juga memiliki peluang untuk dikenal di pasar internasional.

Melalui pameran, pelaku usaha didorong meningkatkan eksposur produk, memperluas jaringan konsumen menjadikan BSI bank universal, dan memperoleh dampak bisnis yang lebih nyata.