Misalnya, dengan saling berbagi data melalui sistem Satu Data Indonesia.

"Instansi pemerintah tidak lagi menyimpan data untuk dirinya sendiri. Melalui sistem Satu Data, antarkementerian bisa saling mengakses informasi secara real-time (waktu nyata, red.) untuk mempercepat pelayanan publik," katanya.

Di sisi lain, ia mengatakan digitalisasi pemerintahan memerlukan fondasi yang kuat berupa keamanan siber yang tangguh.