NADIKABAR.COM — Jakarta (NadiKabar) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas perannya dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui pembiayaan sektor perumahan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut menjadi bagian dari transformasi nyata BTN dalam ekosistem Danantara Indonesia, dengan memperluas manfaat perseroan dari pembiayaan rumah menjadi penggerak aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat.

Transformasi tersebut salah satunya diwujudkan melalui akad massal 2.577 debitur secara serentak di seluruh Indonesia, terdiri atas 1.009 debitur UMKM dan 1.568 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. Khusus di Palu, akad dilakukan kepada 159 debitur, terdiri atas 111 debitur produk UMKM dan 48 debitur KPR Subsidi.

Direktur Commercial Banking BTN Hermita mengatakan, BTN kini tidak hanya identik dengan pembiayaan rumah, tetapi terus memperluas ekosistem melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha. Dalam pengembangan UMKM di Palu, BTN juga akan mendorong perluasan akses pasar melalui pemanfaatan kanal digital.

“Kami BTN di sini siap untuk men-support UMKM di Kota Palu menjadi lebih besar lagi, bukan hanya untuk tingkat lokal, tapi nasional dan global, internasional. Kami punya kerja sama dengan beberapa marketplace. Kita bisa kolaborasikan, misalnya dipilih dulu 100 UMKM yang benar-benar mau kita tingkatkan, kita latih bagaimana cara jualan yang bagus di marketplace, sehingga orang yang sekali beli akan membeli kembali. Tujuannya bukan hanya untuk kebutuhan nasional, tapi sudah untuk ekspor,” ujar Hermita.

Potensi pengembangan UMKM di Kota Palu cukup besar. Kementerian UMKM mencatat terdapat 33.935 UMKM di Kota Palu. Sejalan dengan potensi tersebut, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN di Sulawesi Tengah mencapai Rp26,7 miliar, tumbuh 36,3% secara tahunan.