NADIKABAR.COM β€” Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Jawa Barat, menyebutkan belum ada laporan signifikan pascakebakaran hutan dan lahan pada Rabu (21/10) malam.

Kepala BTNGC Toni Anwar di Kuningan, Jumat, mengatakan sebagian besar area yang terbakar berupa semak belukar dan savana, sedangkan tegakan pohon pinus hanya terdampak pada sebagian kecil kawasan.

β€œSelain itu, lokasi kebakaran sebagian besar bukan merupakan habitat utama satwa prioritas,” katanya.

Toni menjelaskan karakteristik lahan terbuka memungkinkan satwa liar, menyelamatkan diri dengan bergerak menjauhi kobaran api menuju area yang lebih aman.