Tak bisa dilupakan oleh Marhamah, betapa kepergian Lisna terjadi begitu cepat. Sehari sebelum kepergiannya, Lisna sempat menemani Marhamah pergi bersama sang cucu, Hilyah Alma Zuyyina (5).
Tiba-tiba, pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 Wita, Lisna mengeluh sakit pada bagian dada. Marhamah pun sempat memberikan pertolongan uap nebu yang biasa digunakan Lisna. Namun, kondisi Lisna tak kunjung membaik. Ia justru semakin mengeluhkan bagian dadanya yang terasa sakit.
Ia berharap, kesehatan para pengajar juga menjadi perhatian bagi pemerintah daerah. Di samping itu, ia ingin masalah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah di Kalsel bisa segera ditangani oleh pihak-pihak terkait.
"Kami berharap karhutla ini bisa segera tertangani," pintanya.